Sunda Mendunia di Purwakarta World Festival 2015



Ajang seni budaya yang digelar di Purwakarta pada 29 Agustus 2015 mampu menggelorakan semangat persatuan dunia. Event ini menghadirkan 1.000 budayawan dan seniman dari 14 negara memeriahkan Purwakarta World Festival di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Gelaran yang dihelat Sabtu malam tersebut merupakan puncak hari jadi Purwakarta dan event ini yang paling ditunggu masyarakat. Ke-14 negara yang hadir di antaranya: Italia, Meksiko, Turki, Mesir, Afrika Selatan, Korea, India, China, Filipina, Vietnam, Malaysia, Singapura, Kamboja, serta Indonesia sendiri.

Begitu pula perwakilan dari daerah lain ikut menyemarakan event kali ini. Perwakilan seniman dari DKI Jakarta, Jawa Tengah, Bali, Makassar, dan daerah lainnya ikut serta dalam helaran. Bahkan dari Pulau Bali mengirimkan dua tim. Di antaranya dari Desa Sukawati yang mengirimkan 150 orang. Penampilan kesenian Bali dalam kegiatan ini berupa sendratari tentang Kebangkitan Siliwangi. Dari Purwakarta sendiri akan tarian Genye yang menggunakan lidi sebagai properti dalam tarian.

Adapun perwakilan seniman dan budayawan Afrika Selatan menyuarakan 'hapus perbudakan'. Dorongan untuk menghapuskan berbagai bentuk perbudakan disampaikan dalam bentuk tarian. Sajian tarian dibawakan sejumlah pria Afrika Selatan. Dengan mengenakan pakaian dan topi berwarna-warni mereka menari mengikuti alunan musik berirama cepat dan dinamis. Pakaian warna-warni ini menggambarkan kebebasan yang berhak diperoleh manusia. Sedangkan di bagian mulutnya digambar warna hitam dan putih. Warna itu seolah menggambarkan aksi perbudakan di Afrika Selatan yang melibatkan orang kulit putih dan kulit hitam.

Selama helaran digelar  Jalan Sudirman, KK Suingawinata, dan Martadinata  ditutup. Sementara pengamanan didukung oleh 900 personel dari TNI dan Polri yang disiagakan di beberapa titik. Selain itu, sejumlah duta besar ikut pula menghadiri acara tersebut.

Event ini merupakan acara pundak setelah selama hampir dua bulan, berbagai kegiatan memeriahkan ulang tahun Purwakarta digelar. Sebelumnya, telah digelar pawai bedug, panggung tatar Sunda Cirebonan, panggung Nusantara, sarung iket topeng (saket) festival, semarak kemerdekaan dan pawai hias kendaraan, Gianyar Bali Purwakarta Festival, Malam Budaya Dunia, jurung tandang tutunggangan agung, dan dipungkas dengan Karnaval Semarak Budaya Dunia (Purwakarta World Festival).

----------

Baca info wisatajabar.com lainnya di GOOGLE NEWS