Wisata Jabar

Direvitalisasi 2020, Inilah Desain Tampilan Wajah Baru Situ Bagendit Nanti

share to whatsapp



Desain Wajah Baru Situ Bagendit Garut

Sebagai salah satu kota di Jawa Barat yang tengah menggenjot potensi sektor wisata, Garut terus berbenah. Salah satunya dengan revitalisasi wisata alam Situ Bagendit. Pembenahan Situ Bagendit yang dilakukan Pemprov Jabar tersebut untuk menata kawasan wisata tersebut hingga berstandar wisata nasional. Gambaran wajah baru Situ Bagendit bahkan sudah diperlihatkan ke publik oleh Gubernur Ridwan Kamil di akun media sosialnya pada 6 November 2019.

"Rencana Final revitalisasi Situ Bagendit Kab Garut. Untuk mendukung program Jawa Barat sebagai provinsi Pariwisata. Rencana konstruksi di mulai 2020. Doakan lancar dan memberikan kemajuan ekonomi untuk masyarakat kabupaten Garut dan Jawa Barat," ujar Kang Emil memberi penjelasan terkait unggahan foto Situ Bagendit, Rabu 6 November lalu.  Dalam unggahannya, Kang Emil menjelaskan proyek revitalisasi Situ Bagendit akan dimulai pembangunannya di tahun 2020 mendatang.

Legenda Situ Bagendit
Menurut legenda setempat, terbenttuknya Situ Bagendit adalah sebuah cerita rakyat yang menceritakan tentang kekikiran dari seorang janda kaya yang bernama Nyai Bagendit (Nyai Endit). Suatu hari Nyai Bagendit yang terkenal kaya raya mengadakan selamatan karena hartanya bertambah banyak. Ketika selamatan itu berlangsung, datanglah seorang pengemis. Keadaan pengemis itu sangat menyedihkan. Tubuhnya sangat kurus dan bajunya compang-camping. Pengemis itu memohon kepada Nyai Endit untuk dibantu diberikan makana.

Melihat pengemis tua yang kotor dan compang-camping masuk ke rumahnya, Nyai Bagendit itu marah dan mengusir pengemis itu. Keesokan harinya masyarakat dihebohkan dengan munculnya sebatang lidi yang tertancap di jalan desa. Semua orang berusaha mencabut lidi itu, namun, tidak ada yang berhasil. Pengemis tua yang meminta makan pada Nyai Bagendit muncul kembali. Dengan cepat ia dapat mencabut lidi itu. Seketika keluarlah pancuran air yang sangat deras.

Makin lama air itu makin deras. Karena takut kebanjiran, penduduk desa itu mengungsi. Nyai Bagendit yang kikir dan tamak tidak mau meninggalkan rumahnya. Ia sangat sayang pada hartanya. Akhirnya, ia tenggelam bersama dengan harta bendanya. Penduduk yang lain berhasil selamat. Konon, begitulah asal mula danau yang di kemudian hari dinamakan Situ Bagendit.

Lokasi Situ Bagendit
Situ Bagendit sendiri merupakan danau yang terletak di desa Bagendit, Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut. Situ Bagendit merupakan objek wisata alam berupa danau dengan batas administrasi di sebelah utara berbatasan dengan Desa Banyuresmi, di sebelah selatan berbatasan dengan Desa Cipicung, di sebelah timur berbatasan dengan Desa Binakarya, dan di sebelah barat berbatasan dengan Desa Sukamukti.

Selain menyajikan pemandangan yang indah, para wisatawan di Situ Bagendit biasa melakukan aktivitas naik perahu atau rakit hingga bersepeda air. Objek dan daya tarik wisata alam Situ Bagendit memiliki kualitas lingkungan, kebersihan dan bentang alam dalam kondisi yang baik. Objek dan daya tarik wisata Situ Bagendit ini beroperasi pukul 07.00 - 17.00 WIB.

Akses ke Situ Bagendit
Jarak kawasan wisata Situ Bagendit ini dari pusat kota Garut yaitu 4 km. Terdapat angkutan umum berupa angkot jurusan Terminal Guntur-Kp.Mengger dan Garut-Limbangan dan ojek.  Adapun pengunjung ke danau ini biasanya berasal dari Garut, Sukabumi, Tasikmalaya, Bogor, Bandung, dan Jakarta.

Penulis: Tim wisajabar.com
Editor: Addien

share to whatsapp