Wisata Jabar

Inilah Event Wisata Jawa Barat Tahun 2020 yang Masuk Kalender Event Kemenpar

share to whatsapp



Kalender Event Wisata Jawa Barat 2020

Diawali dengan seleksi oleh tim kurator CoE di antaranya Taufik Rahzen (cultural value), Eko Supriyanto, Denny Malik, Heru Prasetya (creative value), Don Kardono (communicantion/media value), dan Jacky Mussry (commercial/economic value), mereka melakukan beauty contest untuk memilih Top-100 CeO dengan menggunakan kreteria 3C (Cultural/Creative Values, Commercial dan Communication Values, dan CEO Commitment).

Dari 100 event tersebut juga ditetapkan sebagai Top-10 CoE 2020. “Event yang  masuk dalam CoE 2020 akan mendapatkan pendampingan dari Kemenpar. Calendar of Events (CoE) Wonderful Indonesia 2020 diluncurkan di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, Selasa 15 Oktober 2019.

Untuk kalender event wisata 2020 yang diluncurkan oleh Kementerian Pariwisata, Provinsi Jawa Barat sendiri memiliki lima agenda event bergengsi yaitu:

1. Asia Africa Festival 2020
Acara tahunan di Kota Kembang ini sudah berlangsung sejak 2015 dan digelar sebagai salah satu top 10 event nasional. Event ini digelar biasanya pada pertengahan tahun untuk memperingati Konferensi Asia Afrika (KAA).Sejak pertama kali digelar jumlah pengunjung yang datang ke AAF terus meningkat hingga mencapari angka ratusan ribu.

Sejak pertama kali digelar AAF biasanya dibagi menjadi tiga event yakni pra event, road to main event dan main event. Kegiatan yang biasa dilaksanakan adalah historical walk juga tentunya karnaval seni budaya yang sangat dinantikan para wisatawan. parade dari kota/kabupaten dan negara sahabat.

Karnaval biasanya berlangsung di sepanjang Jalan Asia-Afrika dan jalan di pusat Kota Bandung tersebut biasanya ditutup sementara. Peserta parade dari berbagai daerah di Jawa Barat dan provinsi lain di Indonesia juga perwakilan dari negara sahabat. Rangkaian acara biasanya dilanjutkan dengan aneka hiburan pada malam harinya.

2. Cap Go Meh Bogor 2020
Puncak perayaan pesta rakyat Cap Go Meh (CGM) di Bogor biasa digelar bulan Februari. Selain ajang pesta rakyat, event ini memperlihatkan sisi lain Kota Bogor yang secara konsisten memperlihatkan semangat toleransi dan pluralisme yang selalu dipelihara sebagai bagian dari masyarakat besar di Indonesia.

Pesta Rakyat CGM merupakan agenda budaya yang menarik dan mampu mendorong nilai pariwisata,Ini menjadi strategis bagi Kota Bogor karena setiap tahun sekitar 100.000 pengunjung dari dalam dan luar Kota Bogor datang menghadiri acara tersebut.

3. HardFest Pesona Jatigede 2020
Hardfest Pesona Jatigede yang tahun 2019 digelar pada bulan Maret diadakan di Tanjung Duriat Jatigede. Event ini pun sukses menarik perhatian masyarakat. Ribuan masyarakat mendatangi event Trail Adventure terbaik di Sumedang. Event Hardfest Pesona Jatigede bertujuan untuk mengangkat pariwisata Sumedang yang menyimpan potensi yang luar biasa mulai dari wisata sejarah, seni dan budaya, hingga wisata alamnya yang memukau.
.
Diharapkan melalui event ini pariwisata Sumedang semakin dikenal luas dan menjadi destinasi pariwisata kelas dunia bahkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, sehingga nantinya pariwisata dapat mengangkat perekonomian masyarakat sekitar.

4. Festival Seni Budaya Cirebon 2020
Pada 2019, event ini digelar pada bulan November. Event ini dalam rangka melestarikan tradisi dan meningkatkan kecintaan terhadap kesenian yang ada di Cirebon. Event ini juga didukung sepenuhnya Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pariwisata yang telah memasukkan Festival Budaya Cirebon 2019 dalam Top 100 event pariwisata nasional. Festival Budaya Cirebon biasanya menghadirkan berbagai seni tradisional khas Cirebon seperti seni bray, tari angklung bungko, wayang wong, fashion lokal, kuliner lokal dan lainnya.

5. Gebyar Pesona Budaya Garut 2020
Hingga 2019, Festival GPBG sudah 17 kali diselenggarakan secara rutin dan sudah dua kali masuk dalam Calendar of Event (CoE) nasional.  GPBG 2019 digelar  pada 6-7 April 2019  di Alun-alun Garut. Event ini menampilkan 123 atraksi wisata budaya dan kesenian. GPBG  digelar sebagai upaya untuk memajukan sektor pariwisata Garut sekaligus menarik lebih banyak wisatawan nusantara (wisnus) maupun wisatawan mancanegara (wisman).

Acara pesta rakyat GPBG 2019 biasanya digelar sepanjang hari di Alun-alun Garut dengan menyuguhkan pertunjukan parade seni, permainan alat musik, pertunjukan tarian, pameran, bazar budaya, hingga pemecahan rekor dunia.


share to whatsapp