Wisata Jabar

Disulap Seperti Hawaii, Wajah Baru Pantai Pangandaran Bisa Dinikmati Akhir Tahun 2019

share to whatsapp



Wajah baru Pantai Pangandaran

Sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Barat, Pantai Pangandaran tidak lama lagi akan hadir dengan wajah baru. Digadang-gadang jadi Bali versi Jawa Barat, Pantai Pangandaran tengah direvitalisasi. Bila tidak ada aral melintang, pada musim liburan tahun baru 2020, wajah baru Pantai Pangandaran bisa dinikmati wisatawan. Penataan Pantai Pangandaran tersebut meliputi kawasan Pantai Barat dan Pantai Timur Pangandaran.

Pedestrian, taman, lahan parkir, jembatan layang, hingga arena olahraga air kini tengah ditata. Sementara, aktivitas pengerjaan proyek tidak menjadi gangguan berarti bagi aktivitas wisatawan. Jadi Anda dan keluarga masih bisa menikmati liburan di Pangandaran di tengah pembangunan kawasan wisata pantai di selatan Jabar ini. Meski kawasan pantai akan dilakukan penataan dan dikonsep seperti pantai di Hawaii Amerika Serikat, namun tidak akan mematikan usaha warga sekitar. Aktivitas nelayan dan usaha masyarakat di sekitar pantai tetap dilindungi.

Program penataan Pantai Pangandaran merupakan kebijakan langsung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Tak hanya Pantai Pangandaran, destinasi wisata lain seperti Pantai Batu Karas, Pantai Batu Hiu dan Pantai Karapyak juga akan dipercantik. Bukti keseriusan penaataan tersebut, Pemprov Jabar mempersiapkan untuk penataan Kabupaten Pangandaran menjadi destinasi wisata kelas dunia dan telah mendaftarkan 200 hektare lahan di Pangandaran untuk dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Adapun sumber anggaran revitalisasi Pantai Pangandaran berasal dari APBD Provinsi Jawa Barat dan APBN. Dari APBD Provinsi, nilainya mencapai Rp 37 miliar, sementara dari APBN berjumlah Rp 3,2 miliar. Berdasarkan dokumen kontrak, program penataan Pantai Barat dan Pantai Timur Pangandaran dikerjakan selama 120 hari kalender terhitung sejak 13 Agustus 2019 hingga 10 Desember 2019.

Pantai Pangandaran akan diberikan jalur pejalan kaki yang rindang dan nyaman. Selain itu, akan dibangun Pusat Budaya Sunda seperti di Ubud Bali. Bandara Nusa Wiru juga akan didesain ulang dan membuka penerbangan ke Bandung atau Jakarta. Adapun untuk aksesibilitas, rencananya akan dilakukan pengaktifan kembali jalur Kereta Api dari Jakarta-Bandung-Pangandaran.

Rencana lainnya, Pantai Barat Pangandaran akan dipasang dua CCTV untuk memonitoring risiko terjadinya bencana Tsunami di Kabupaten Pangandaran. Dua CCTV canggih tersebut merupakan pemberian dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). CCTV yang satu sudah ditempatkan di kantor Balawisata. Sedangkan satu CCTV lagi, akan dipasang pos jaga lima Pantai Pangandaran. Nantinya, masyarakat bisa ikut memantau secara live dari CCTV yang terpasang melalui Inarisk dan ACC Mobile 3.


share to whatsapp