Wisata Jabar

Wisata Danau Toba Dipromosikan di Kuala Lumpur International Airport



Promosi Danau Toba di Kuala Lumpur

Sampai saat ini, Malaysia menempati urutan kedua dari 16 fokus pasar utama Indonesia penyumbang perolehan kunjungan wisatawan mancanegara. Potensi inilah yang kemudian mendorong pihak Kementerian Pariwisata untuk menggelar promosi destinasi Danau Toba di Departure Hall Level 3 Kuala Lumpur International Airport. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 9-13 November 2018 Event promosi yang digelar selama 5 hari ini diisi pameran khas Sumatera Utara khususnya Budaya Batak dan turut menampilkan tarian budaya lokal khas Tapanuli.

Pengunjung pun banyak yang datang mendekat ke pusat informasi pariwisata atau mereka berkerumun menikmati musik dan tarian khas Tapanuli yang khusus didatangkan langsung dari sanggar-sanggar tari di Kawasan Danau Toba.

Kegiatan promosi ini dirasakan sangat penting untuk meningkatkan awareness wisatawan terhadap destinasi Danau Toba dalam rangka pendukungan penerbangan internasional Air Asia Rute DTB – KL yang sudah dimulai tanggal 28 Oktober 2018 yang lalu. Penerbangan dengan schedule 4 x seminggu ini menjadi aspek koneksi yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh penggiat pariwisata khususnya Destinasi Danau Toba.

Kegiatan Pertunjukan Musik dan Tarian di Kegiatan Cultura Week 2018 ini dibagi menjadi dua sesi, yaitu sesi siang (11.00-12.30) dan sesi sore (15.30-17.00). Setiap sesi akan mengangkat seni dan budaya Batak yang hidup dan berkembang di Kawasan Danau Toba melalui penampilan tari-tarian tradisonal, lagu-lagu daerah, musik tradisional dan seni tenun Ulos yang merupakan kain tradisional Batak.

Dalam kesempatan ini, BPODT menggandeng Sanggar Dolok Sipiak dari Parapat, Kabupaten Simalungun, yang mengirimkan delegasi keseniannya sebagai tindak lanjut dari pembinaan sanggar-sanggar seni di Kawasan yang telah dilaksanakan oleh BPODT melalui dukungan pementasan berjadwal di beberapa titik di Kawasan Danau Toba.

Sampai saat ini ada dua sanggar tari yang bekerjasama dengan BPODT Kementerian Pariwisata yaitu di Kawasan Pantai Situngkir Samosir dan di Kawasan Dolok Sipiak Parapat. Pementasan berjadwal yang dilakukan sekali seminggu setiap akhir pekan sudah berlangsung selama 7 bulan.

Selain kegiatan pentas seni budaya, dilakukan juga pemutaran video promosi serta pembukaan information desk yang akan memberikan pelayanan informasi pariwisata di Kawasan Danau Toba. Pembagian brosur, booklet dan video promosi beserta merchandise juga dilakukan oleh staf-staf pendamping di information desk ini kepada pengunjung yang tertarik lebih jauh ke Destinasi Danau Toba.


share to whatsapp