Wisata Jabar

Hari Jadi Ke-520, Kuningan Pecahkan Rekor Dunia Tape Ketan Terpanjang



Rekor Tape Ketan Sedunia di Kuningan

Ribuan warga Kabupaten Kuningan antusias menyaksikan pergelaran Babarit di Jalan Siliwangi depan Pendopo Kabupaten Kuningan, Minggu (2/9/2018). Acara itu dilanjutkan dengan Pemecahan Rekor Dunia Tape Ketan Terpanjang, di sepanjang Jalan Siliwangi dengan panjang 1000 meter.

Babarit yang digelar di depan pendopo itu, acara rutin yang biasa dilaksanakan pada rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi Kuningan. Hal itu dilakukan sebagai wujud syukur kepada Allah SWT.

Pada kesempatan itu, Bupati Acep selain mengikuti prosesi upacara Babarit juga memotong tumpeng yang secara simbolis diserahkan kepada salah satu warga yang turut menyaksikan upacara babarit tersebut.

Berkaitan dengan berhasilnya Kabupaten Kuningan mencapai Rekor Dunia Tape Ketan Terpanjang, Bupati Acep menyambut gembira serta mengharapkan salah satu kuliner Kuningan itu lebih dikenal oleh masyarakat luar daerah bahkan dunia.

Pemasangan tape ketan terpanjang atas nama Pemerintah Kabupaten Kuningan tersebut yakni sepanjang 1000 meter. Selain itu memainkan guitar selama 18 jam atas nama Rhiyan Alviatama, pembutan nasi pincuk terbanyak, sebanyak 5.001 nasi pincuk atas nama Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kuningan dan pastisipan pemakan tape ketan sebanyak 520 orang dalam waktu 5 menit 20 detik atas nama Warrior.

Piagam rekor tersebut diserahkan oleh Bupati Kuningan dan Official dari RHR (Record Holders Repubick) Lia Mutisari, dalam apel pagi di Halaman Setda Kabupaten Kuningan, Senin 3 September 2018. Bupati Kuningan dalam sambutannya mengatakan, atas nama pemerintah daerah dan pribadi merasa bangga dalam peringatan ke-520 Tahun Hari Jadi Jadi Kuningan itu tercipta beberapa rekor dunia yang berhasil dipecahkan. “Ini menandakan bahwa masyarakat Kabupaten Kuningan juga mampu menciptakan rekor dunia,” kata Bupati Acep Purnama.

Bupati Acep mengharapkan masyarakat Kabupaten Kuningan memaknai pencapaian rekor dunia. Banyak hikmah yang bisa dipetik bahwa sesuatu yang berat jika dikerjakan secara bersungguh-sungguh serta dilakukan dengan kebersamaan bisa tercapai dengan baik.

“Saya bangga masyarakat Kabupaten Kuningan tumpah ruah mengikuti kegiatan yang digelar setahun sekali. Ini menandakan bahwa masyarakat antusias terhadap kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan, sehingga kedepan kita perlu meningkatkan kualitas pelaksanaan kegiatan tersebut,” paparnya. (Bagian Humas Setda Kabupaten Kuningan)