Wisata Jabar

Festival Pulau Penyengat Digelar 22 - 24 Juli 2017



Pembukaan Festival Pulau Penyengat 2017 di Balai Adat Indera Perkasa, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Sabtu (22/7/2017). Hadir mewakili Kemenpar, Asdep Pengembangan Segmen Pasar Personal Kemenpar Raseno Arya. Acara tersebut juga dibuka oleh Wali Kota Tanjung Pinang Lis Darmansyah.

Event tersebut akan digelar dari tanggal 22 hingga 24 Juli 2017 di Pulau Penyengat, Tanjung Pinang. Pulau penyengat adalah salah satu destinasi wisata unggulan di kota Tanjung Pinang. Kota tersebut juga dikenal dengan sebutan Pulau Penyengat Indra Sakti atau Pulau Penyengat Mas Kawin dan pernah menjadi pusat kerajaan Riau-Lingga.

Kegiatan ini mampu membangkitkan wawasan wisata dan cinta budaya khususnya kebudayaan Melayu, mengembangkan industri kelautan yg meliputi industri maritim, wisata dan olah raga bahari, perikanan dan jasa kelautan serta mampu meingkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di perbatasan maupun wisatawan nusantara mengingat Pulau Penyengat merupakan salah satu daerah perbatasan dekat dengan Singapura dan Malaysia.

Pulau di muara Sungai Riau ini memiliki sejarah yang kuat dalam kebudaan Melayu, dimana merupakan pusat dari pemerintahan Kerajaan Riau yang berkedudukan Yang Dipertuan Muda Kerajaan Riau-Lingga di tahun 1900.

Dalam event ini, ada 20 kegiatan, diantaranya Fashion Malay Penyengat Syawal Serantau, Hunting Photography Penyengat Halal Competition, Short Film Netizen Penyengat Halal Competition, Khazanah Kompang Melayu serta berbagai lomba seperti lomba dayung sampan, lomba nambat itik di laut, pangkak gasing, syahril gurindam 12, membaca gurindam 12 dan lainnya.  Adapun untuk acara utama terdapat tiga event unggulan. Yakni kompetisi Malay Fashion Carnaval, Parade Melayu dan Muslim Fashion serta Bazar Melayu Fashion.