Wisata Jabar

Situ Wulukut, Wisata Selfie Kekinian di Kabupaten Kuningan



Situ Wulukut Kuningan

Situ Wulukut, adalah salah satu destinasi wisata alam yang berada di Desa Kertayuga, Kecamatan Nusaherang. Obyek wisata yang menawarkan keindahan pemandangan yang alami dan asri tersebut, sebelumnya dibuat dengan tujuan menyimpan ketersediaan air untuk persawahan yang berada disekitarnya. Namun seiring dengan berjalannya waktu, kini Situ Wulukut semakin dikenal dan banyak dikunjungi masyarakat dari berbagai daerah.

Rute ke Situ Wulukut
Untuk menuju Situ Wulukut, pengunjung hanya perlu menempuh jarak 2 Km dari Kantor Desa Kertayuga, dengan akses jalan berbatu namun masih aman untuk dilalui, baik kendaraan roda 2 maupun roda 4.

Fasilitas di Situ Wulukut
Meski saat ini Situ Wulukut masih dalam tahap pengembangan, pengunjung sudah bisa menikmati berbagai sarana dan fasilitas yang sudah tersedia, seperti Perahu Selfie, Jembatan Selfie, Kantin, Flying Fox, Sepeda Air, Camping Ground. Pengunjung dari berbagai daerah seperti Bandung, Indramayu, Cirebon, Majalengka dan lainnya telah banyak yang menikmati suasana dan keindahan Situ Wulukut. Kebanyakan mereka berkunjung setiap hari Sabtu, Minggu dan hari libur. Mayoritas pengunjung yang datangpun adalah kaum muda.

Rindangnya hutan pinus yang ada di sekelilingnya, kondisi air situ yang tenang, perbukitan yang tinggi menjulang serta pematang sawah yang menarik serta panorama alamnya yang indah, dipastikan akan dapat memanjakan mata pengunjung, apalagi bagi yang senang berselfi ria, tidak akan melewatkan setiap sudut keindahan yang dimiliki Situ Wulukut sebagai wisata alam yang memiliki luas sekitar 1,2 Ha dari 6,2 Ha luas kawasan seluruhnya, yang masuk pada kawasan Perhutani

Tiket Masuk Situ Wulukut
"Beberapa fasilitas penunjang bagi kenyamanan pengunjung sudah tersedia, antara lain Toilet, Mushola, Gazebo serta area parkir. Alhamdulillah dalam 1 bulan bisa mencapai sekitar 1000 pengunjung. Untuk sementara harga tiket sebesar Rp. 5.000. Tempat wisata ini buka mulai jam 8 hingga jam 5 sore untuk kunjungan umum ke Situ Wulukut, sedangkan untuk camping buka 24 jam," ujar Kades Kertayuga, Sri Nurhaeni melalui kasi Ekbang, Sarman, dilokasi wisata belum lama ini.

Sarman menambahkan, untuk akses jalan, dalam waktu dekat pihaknya akan berusaha segera merealisasikannya, sehingga pengunjung akan semakin aman, nyaman, dan cepat menuju lokasi. Ia juga mengatakan, bahwa saat ini pihaknya terus berupaya melengkapi fasiltas penunjang wisata lainnya,  agar Situ Wulukut mampu menjadi destinasi wisata terkenal yang mampu memberikan kontribusi PADes untuk kemajuan Desa Kertayuga.

"Semenjak launching 31 Desember 2017 lalu dan NKB (Nota Kesepahaman Bersama) antara Desa Kertayuga, Haurkuning dan Perhutani, angka pengunjung terus menampakan peningkatan. LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan) Manunggal Rasa, sebagai pengelola mempercayakan Kompepar Bentang Karang untuk menjalankan fungsinya sebagai Kelompok Penggerak Pariwisata," pungkasnya. (Sumber: kuningankab.go.id)