Curug Candung, Pesona Destinasi Wisata Alam di Perbatasan Garut-Tasikmalaya


Desa-desa di Jawa Barat menyimpan potensi pariwisata yang luar biasa. Keindahan alam yang dapat memanjakan mata siapa saja dan kebudayaan menjadikan desa-desa di Jabar menarik untuk dikunjungi. Salah satunya Desa Sirnagalih, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, yang memiliki Curug Candung. Udara sejuk dengan deretan pohon pinus yang memesona menjadi nilai plus Curug Candung. 

Wakil Gubernur (Wagub) Jabar Uu Ruzhanul Ulum pun melihat potensi wisata Curug Candung yang berlokasi di kawasan hutan konservasi Garut-Tasikmalaya pada Sabtu (9/1/2021). 

Menurut Kang Uu, dengan menggali potensi wisata di desa-desa, ketimpangan ekonomi masyarakat perdesaan dan perkotaan dapat ditekan.  Kang Uu mengatakan, Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar saat ini intens mengembangkan destinasi wisata di perdesaan. Hal itu dilakukan untuk membuka lapangan kerja di perdesaan sekaligus pemberdayaan masyarakat di sekitar destinasi wisata. 

"Kolaborasi harus tetap dijunjung tinggi dalam pengembangan wisata di desa dengan keterlibatan masyarakat sekitar destinasi wisata dalam semua kegiatan pariwisata," ucapnya. 

Potensi Wisata Curug Candung

Curug Candung sendiri berada di kawasan hutan konservasi Garut–Tasikmalaya, Jawa Barat. Kawasan ini berada di hutan perbatasan dua kabupaten wilayah Jawa Barat bagian selatan. Kata Candung berarti "Mendua" dalam istilah kamus Indonesia. Lokasi wisata ini memang memberikan suasana dan nuansa alam yang menjanjikan dan layak untuk dikunjungi. Dua curug atau air terjun, bakal menjadi pelepas dahaga yang pas, saat menikmati sejuknya air pegunungan yang mengalir dari kaki gunung Karacak Garut tersebut. Tak sedikit para pengunjung yang datang mencoba berenang di area Curug Candung yang dingin itu.

Kawasan Curug Candung begitu sejuk dengan berada di area hutan pinus, yang menjadi pagar hidup kawasan curug, sehingga mampu memberikan kesejukan bagi siapa pun yang bertandang ke kawasan wisata baru tersebut.

Kawasan Curug Candung memiliki akses jalan yang bisa dilalui kendaraan roda empat sehingga memberikan pilihan bagi para pengunjung yang datang untuk mencapai wilayah ini dengan berjalan kaki, bersepeda hingga menggunakan tunggangan kendaraan bak terbuka milik warga sekitar, yang disulap menjadi angkutan dadakan. Track kawasan hutan pinus Curug Candung cocok dijadikan perlintasan sepeda.

Buat yang penasaran dengan tempat wisata ini, silakan pantau akun IG @wisata_curugcandung.