Wisata Jabar

Skywalk Cihampelas Bakal Jadi Ikon Wisata Baru di Bandung




Upaya untuk membenahi jalur lalu lintas di Bandung memang tengah digarap terus oleh Pemerintah Kota Bandung. Salah satunya, jalur lalu lintas di kawasan sentra pakaian Jeans Jln. Cihampelas. Sentra wisata shopping di Bandung utara yang sudah terbilang paling "senior" ini memang patut untuk segera dibenahi. Kawasan wisata belanja aneka fashion Bandung ini selalu jadi tujuan utama wisatawan yang berkunjung ke Kota Kembang.

Tidak heran jika kawasan Jln. Cihampelas pun kian hari kian bergeliat dengan hadirnya tempat-tempat wisata belanja baru, termasuk kehadiran mall dan rumah makan-rumah makan. Namun, di sisi lain kondisi Jalan Cihampelas memang memprihatinkan. Para wisatawan yang akan belanja harus rela berdesak-desakan di bahu jalan yang sangat sempit. Kunjungan wisatawan yang kerap membeludak saat akhir pekan atau saat musim liburan bahkan menghadirkan kondisi kemacetan yang terbilang parah.

Selain padatnya pengunjung, para pedagang kaki lima pun menjamur berdagang di sisi jalan. Plus problem lain kurangnya area parkir di kawasan Jalan Cihampelas ini. Inilah yang kemudian menjadikan Pemkot Bandung untuk mencari solusi atas keadaan di Jln. Cihampelas yang kian sareukseuk alias tak beraturan tersebut.

Jalur Pejalan Kaki di Atas Jln. Cihampelas
Untuk tahap awal, Pemerintah Kota Bandung mulai membangun skywalk sepanjang 500 meter, dimulai dari Rumah Sakit Advent hingga Hotel  Promenade. Adapun tinggi jembatan  5,6 meter di atas jalan utama. Skywalk adalah jembatan khusus bagi para pejalan kaki, yang membentang di atas atau di pinggir jalan.

Dengan keberadaan skywalk, para pejalan kaki bisa melenggang dengan aman dan nyaman, serta kendaraan pun bisa melaju tanpa terganggu lalu lalang penyeberang jalan. Pembangunan skywalk tersebut  sebenarnya  merupakan  rencana yang  sudah didengungkan sejak tahun 2014.

Sskywalk dihadirkan untuk mengurai kemacetan, membuat pengunjung nyaman, sekaligus bisa menambah ruang usaha bagi para penjual di sana. Toko-toko yang berjejer di Jl. Cihampelas, nantinya  bisa menaikkan bangunannya hingga berlantai tiga, sehingga memudahkan para pejalan kaki dari skywalk untuk masuk ke toko dan  berbelanja. Skywalk sendiri nantinya berupa sebuah jembatan yang di bawahnya tetap ada lalu lalang kendaraan melewati Jln. Cihampelas. Untuk naik ke atas jembatan (skywalk) disediakan tangga khusus untuk para pengunjung.

Skywalk merupakan inovasi pedestrian sekaligus penataan PKL dan upaya mengurangi kemacetan di Cihampelas. Pembangunan tahap pertama mulai dilakukan pada Oktober 2016 dan dua sampai tiga bulan ke depannya, Dan jalan layang bagi pejalan kaki dengan anggaran sekitar Rp 45 miliar itu pun bisa dinikmati para wisatawan. Untuk lahan parkir sendiri tidak ada penambahan. Pengunjung harus parkir di area yang disediakan, seperti di dalam mall atawa kawasan lainnya seperti di Jln. Tamansari.

Hiasan Tanaman di Skywalk
Sementara menyangkut desainnya, skywalk pertama di Indonesia tersebut akan dihiasi dengan aneka dekorasi tumbuhan sehingga memberi kesan asri. Di atas jembatan yang jadi jalur pedestrian akan dibangun jalur hijau berupa tanaman tanaman kecil yang berada di kedua sisi jembatan. Selain itu, juga dibangun pula taman-taman kecil. Di lokasi juga akan dipasang sejumlah tempat duduk. Sementara untuk keamanan akan dipasang pos-pos khusus untuk tempat jaga petugas security plus dengan pemasangan CCTV di beberapa titik.