Wisata Jabar

Damas Menggelar Pasanggiri Tembang Sunda Cianjuran 14 - 17 November 2019

share to whatsapp



Pasanggiri Tembang Cianjuran Damas 2019

Pengurus Puseur Daya Mahasiswa Sunda (Damas) menyelenggarakan festival kebudayaan "Pasanggiri Tembang Sunda Cianjuran Damas ke-22", tanggal 14-17 November 2019 bertempat di Palace Hotel, Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat,

Melalui acara ini, Damas ingin mewujudkan Jawa Barat sebagai Provinsi terdepan yang kaya dengan seni budaya, sehingga potensi pariwisata di Jawa Barat akan semakin diminati para wisatawan domestik dan mancanegara.

Sebagai upaya pelestarian dan apresiasi terhadap tembang Sunda Cianjuran, Damas telah secara aktif melaksanakan Pasanggiri Tembang Sunda Cianjuran semenjak tahun 1962 dan telah menelurkan juara-juara dengan kualitas terbaik.

Info tentang Pasanggiri Tembang Sunda Cianjuran Damas bisa didapatkan di instagram @ptsc_damas. Acara ini terbuka untuk umum dan diadakan atas kerjasama Daya Mahasiswa Sunda, Disparbud Jawa Barat, Dispora Kabupaten Cianjur, dan berbagai jejaring media serta sponsor.

Profil  Daya Mahasiswa Sunda (Damas)
Daya Mahasiswa Sunda (Damas) berdiri pada tanggal 14 Oktober 1956.  Konsep penerimaan serta pengkaderan anggota baru mengalami perubahan, tahun 1956-1960 konsep pernerimaan hanya sebatas menggunakan metode diskusi. Setelah maraknya perploncoan di kampus-kampus, Damas ikut mengubah konsep penerimaan serta konsep pengkaderan anggota baru.

Dalam kurun waktu 1956-1965 organisasi Damas hanya berada di Bandung, dalam artian kepengurusan serta keanggotaan baru terdapat di Bandung, lalu pada tahun 1965, lahir Damas Tasikmalaya. Munculnya Damas di kota lain tergantung permintaan dari mahasiswa yang ada di daerah bersangkutan.

Pada tahun 1969, Damas melebarkan sayap dengan munculnya Damas cabang Garut dan Jakarta. Untuk mampermudah koordinasi antara Damas yang berada di beberapa kota kemudian muncul organisasi Pusat atau Puseur Damas yang berkedudukan di Bandung dengan cabang-cabang Bandung, Tasikmalaya, Garut, dan Jakarta.

Lahirnya Puseur memungkinkan Damas lebih melebarkan sayap ke kota lainnya. Tahun 1976 muncul Damas Bogor, tahun 1985 bermunculan cabang-cabang di kota-kota Cirebon, Bekasi, Subang, Sumedang, Purwakarta, Ciamis, dan Sukabumi. Tahun 1988 muncul Damas Cianjur.

Kegiatan-kegiatan seperti perlombaan Kabaya Endah, Pasanggiri Tembang Sunda Cianjuran, Drama Komedi Rakyat, Kawinan Senapati, Lomba Kereta Peti Sabun, Sepeda Santai, Pemilihan Raja Bendo dan Dyah Permata Pitaloka merupakan nilai jual bagi keberadaan Damas di Bandung.


share to whatsapp