Wisata Jabar

Wisata Segar Alami di Mata Air Cimincul, Subang




Potensi wisata Subang memang belum digali lebih optimal. Kawasan Ciater masih mendominasi sebagai tujuan wisata favorit. Selain menyimpan keindahan alam, lokasi yang berdekatan menjadi alasan tersendiri para wisatawan ke sini. Namun, wisata Subang bukan Ciater semata yang bisa dieksplor. Objek wisata alam lainnya mulai bangkit. Apalagi sekarang di era informasi ala media sosial juga akses yang semakin mudah. Salah satu objek wisata alami yang kini mulai trending yakni mata air Cimincul.

Wisata mata air Cimincul yang berada di persawahan Desa Pasanggarahan menjadi destinasi wisata yang diburu. Airnya yang jernih dan sangat alami kerap dijadikan lokasi selfie. Beragam gaya ala "dua alam" menjadi trending, yakni berfoto di dalam air namun luar air pun terbawa. Malah gaya yang dipakai saat foto di air pun layaknya kegiatan di darat. Inilah kawasan wisata mata air Cimincul yang bisa menjadi magnet baru bagi wisata Subang.

Lokasi dan Rute Mata Air Cimincul, Subang
Lokasi wisata mata air Cimincul tidak terlalu jauh dari ibu kota Kabupaten Subang. Anda bisa menempuhnya sekitar 27 kilometer (sekitar 90 menitan). Adapun dari Kota Bandung, jarak Subang sekitar 30 kilometer atau memakan waktu sekitar 120 menit. Tempat wisata ala desa ini menyimpan perpaduan destinasi alam dengan potensi penduduk, yakni warga desa setempat memiliki keterampilan membuat gula aren, sagu, kelontong buram, dan rengginang. Jadi, sambil wisata di mata air Cimincul, wisatawan pun bisa membeli oleh-oleh produk khas setempat. Untuk ke tempat wisata ini, Anda bisa melalui jalur Tol Cipali dan keluar di gate Kalijati (Jln. Raya Kalijati) - Jalan Cijambe - Jln. Cagak - Jln. Kasomalang (dekat PT Tirta Investama/Aqua).

Mata air Cimincul terletak di Desa Pasanggrahan, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang. Cimincul berasal dari kata paduan kata cai = air dan mincul = timbul. Menuju ke tempat ini sebenarnya gampang, hanya ada turunan curam. Dulu, tempat ini biasa dimanfaatkan oleh penduduk. Namun, setelah ada yang memposting di media sosial, tempat ini menjadi target baru para pencari tempat wisata tersembunyi.

Bahkan para pengunjung rasanya tak lengkap jika belum mencoba menceburkan diri ke mata air ini. Aliran airnya kini sudah diatur dengan adanya penampungan. Di dalam air pun ada batu-batu alami dan aliran air mengalir ke sungai-sungai kecil di area persawahan. Pemandangan persawahan pun menjadi daya tarik tersendiri. Selain mata air Cimincul di desa yang sama Pasanggrahan, Kasomalang, terdapat mata air Kasumber.