Wisata Jabar

Sensasi Berenang di Kesejukan Mata Air Tapian Ciloji Purwakarta



Tapian Ciloji Kiarapedes Purwakarta

Bagi masyarakat Sunda, cai nyusu atau mata air merupakan berkah tersendiri. Mata air biasanya jadi tempat untuk aktivitas masyarakat mandi, mencuci, hingga tempat wudu. Beberapa wilayah di Jawa Barat, terutama di daerah pegunungan, masih banyak sumber mata air seperti di Subang, Sumedang, Tasikmalaya, Ciamis, Garut, Majalengka, Purwakarta, dan daerah lainnya. Untuk memelihara keasrian dan kebersihan mata air, masyarakat biasanya selalu menjaga pantangan apa saja yang tidak boleh dilakukan.

Di era kekinian pun, sumber mata air tak sedikit yang dijadikan sebagai objek wisata. Beberapa lokasi sumber mata air kini terangkat namanya dan dijadikan destinasi wisata dari para pelancong dari luar daerah. Beberapa tempat wisata mata air yang dikenal di kalangan wisatawan, misalnya ada di daerah Sumedang, Subang, dan Purwakarta.

Khusus untuk Purwakarta, nama mata air Tapian Ciloji menjadi destinasi wisata, baik bagi urang Purwakarta sendiri maupun dari luar. Sumber mata air ini merupakan pemandian umum warga yang berlokasi di Desa Ciloji, Kiarapedes (dekat dengan SMPN 1 Kiarapedes), Purwakarta. Mata air Tapian Ciloji ini masih terjaga keasrian dan kesejukannya. Airnya sendiri berasal dari sumber air alami perbukitan.

Tepian Ciloji sendiri luasanya kurang lebih hanya sekitar 10 meter persegi, tapi memiliki air sangat jernih dan dingin. Terdapat batu-batu alami dan pasir di dasar kolam, serta batu cadas di pinggir kolam. Sehingga berenang di Tapian Ciloji serasa diving sederhana.

Lokasi kolam yang teduh karena banyak sekali pepohonan jadi bikin betah untukberlama-lama berenang. Namun karena fungsinya sebagai pemandian warga, jadi para pengunjung jangan heran apabila berkunjung ke sini ada warga yang sedang mandi, mencuci atau ngadem semata. Untuk itu, bagi Anda yang ingin berkunjung ke Tapian Ciloji selain berenang dan berfoto selfie, ingat tetap jaga kebersihan dan kelestarian alamnya dengan tidak membuang sampah sembarangan atau melakukan hal-hal lainnya yang bisa merusak keasrian spot wisata alam ini.