Wisata Jabar

Harga Tiket Terbaru dan Nomor Kontak Museum Geologi Bandung





Pada zaman pemerintahan Belanda (1929-1941), Museum Geologi disebut Geologisch Laboratorium dan merupakan unit kerja dari “Dienst van het Mijnwezen” yang berganti nama menjadi “Dienst van den Mijnbouw”. Kemudian pada zaman pendudukan Jepang (1942-1945). “Dienst van den Mijnbouw” diganti namanya menjadi “Kogyoo Zimusho” yang kemudian berganti nama menjadi “Tisitutyosazyo” dimana Museum Geologi sebagai bagian dari Laboratorium Paleontologi dan Kimia.

Setelah Indonesia merdeka pada 1945, pengelolaan Museum Geologi berada di bawah Pusat Djawatan Tambang dan Geologi (PDTG, 1945-1950) institusi ini berganti nama menjadi Djawatan Pertambangan Republik Indonesia (1950-1952), berganti nama lagi menjadi Djawatan Geologi (1952-1956), Pusat Djawatan Geologi (1956-1957), Djawatan Geologi (1957-1963), Direktorat Geologi (1963-1978), Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi (1978-2002). Pada 2003 Museum Geologi menjadi Unit Pelaksana Teknis Museum Geologi (UPT MG), di bawah Pusat Survei Geologi, Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral. Pada 2013, berdasarkan Permen ESDM No. 12 Tahun 2013, Museum Geologi menjadi Unit Pelaksana Teknis Museum Geologi (UPT MG), di bawah Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral.

Ruang peragaan Museum Geologi
Museum Geologi Bandung mempunyai empat ruang peragaan, yaitu :

1. Ruang Geologi Indonesia
Ruangan ini terdapat di sayap sebelah barat. Pada ruang ini diperagakan asal mula bumi, struktur dan pergerakan kerak bumi, batuan dan mineral, pelapukan dan erosi, geologi pulau-pulau di Indonesia, gunungapi dan kars. Di ruang Geologi Indonesia juga dilengkapi dengan video interaktif.

2. Ruang Sejarah Kehidupan
Ruangan ini terdapat di sayap sebelah Timur, di dalamnya terbagi kedalam 4 sudut peraga (Pra Kambrium dan Paleozoikum, Mesozoikum, Kenozoikum yang terdiri dari Zaman Tersier dan Zaman Kuarter), 1 sudut dunia fosil untuk memahami peragaan dan informasi  yang disajikan, terdapat juga informasi tentang sejarah terbentuknya kota Bandung, peninggalan artefak dan fauna yang hidup di kota Bandung.

3. Ruang Sumberdaya Geologi
Ruangan ini berada di lantai 2 sayap sebelah timur, di dalamnya terdapat 8 sudut peragaan yaitu pengenalan Sumber Daya Geologi, Mineral Logam, Mineral Non Logam, Batu Mulia, Minyak dan Gas Bumi, Batubara, Panasbumi dan Sumber Daya Air.

4. Ruang Manfaat dan Bencana Geologi
Ruangan ini terdapat di lantai 2 sayap sebelah barat, di dalam ruangan ini disajikan Informasi tentang pemanfaatan sumber daya geologi dari zaman ke zaman yang dimulai dari zaman pra sejarah, zaman sejarah dan zaman modern, serta informasi tentang bencana geologi (Gempabumi, Gunungapi, Tanah Longsor dan Tsunami).

Museum Geologi
Jalan Diponegoro No. 57 Bandung

Kontak Museum Geologi:
Email: museum-geologi@grdc.esdm.go.id
Telepon: (022) 720-3822

Harga Tiket Museum Geologi Bandung
Pelajar atau mahasiswa: Rp2.000
Wisatawan domestik: Rp3.000
Wisatawan asing: Rp10.000

Jam Operasional Museum Geologi Bandung
- Senin s.d. Kamis pukul 08.00 - 16.00 WIB
- Sabtu dan Minggu pukul 08.00 -14.00 WIB
- Hari Jumat dan hari libur nasional tutup.