Wisata Jabar

TripAdvisor Kolaborasi dengan Kemenpar di Bidang Digital Tourism



Menteri Pariwisata pernah menegaskan bahwa di dunia terjadi tiga revolusi, yang secara khusus Menpar menyebutnya 3T Revolution yakni: Telecommunication, Transportation, and Tourism Revolution.
Di era kekinian, ada common platform yang mendukung revolusi tersebut yakni digital technology yang mampu menunjang prinsip sharing economy. Untuk itulah diperlukan kerja sama dengan pihak terkait, salah satunya dengan promosi di era digitla melalui jejaring internet.

Dua brand yang populer di bidang pariwisata berjumpa di Chengdu untuk membahas kolaborasi di bidang digital tourism, Kamis (14/9/2017). Menpar Arief Yahya didampingi Asisten Deputi Bidang Pemasaran Asia Pasifik, Vinsesius Jemadu, Staf Khusus Bidang IT, Sam Sriyono, dan Staf Khusus bidang Komunikasi, Don Kardono beraudiensi dengan CEO TripAdvisor Stephen Kaufer didampingi Head of Destination Marketing-Asia Pacific, Sarah Matthew.

Menpar dan CEO TripAdvisor Stephen Kaufer beraudiensi di sela-sela 22nd General Assembly UNWTO, bertempatdi Hotel Intercontinental, Chengdu, China. Audiensi tersebut membahas bagaimana rencana kerja TripAdvisor ke depannya dan bagaimana kinerja pariwisata Indonesia dan rencana ke depan agar bisa dikolaborasikan bersama.

Dalam pertemuan tersebut akhirnya dicapai kesepakatan:
1. TripAdvisor akan memberikan data mengenai web traffic di TripAdvisor mengenai wisman yang tertarik dan melakukan perjalanan ke Indonesia.
2. TripAdvisor bersedia bekerja sama dengan Kemenpar untuk mempromosikan Asian Games 2018 dan AM-IMF WB 2018.
3. Menpar mengajukan permintaan data dari TripAdvisor mengenai media apa yang paling efektif dalam promosi di masing-masing negara/pasar sebagai bahan analisis evaluasi promosi.
4. TripAdvisor akan membantu mempromosikan paket wisata yang diadakan oleh Kemenpar dalam rangka IMF-WB 2018.
5. TripAdvisor akan membantu mempromosikan sport tourism Asian Games 2018.
6. TripAdvisor berkomitmen untuk berpartisipasi dengan Wonderful Indonesia mendukung pencapaian 20 juta Wisman pada tahun 2019.