Wisata Jabar

Pusat Seni dan Budaya Jawa Barat Bakal Dibangun di Cikutra, Bandung




Pusat Seni dan Budaya Jawa Barat / West Java Art and Cultural Center (WJACC) bakal dibangun di BPPTKP Bandung, Jl. Pahlawan No. 70 Neglasari, Cibeunying Kaler, Kota Bandung. Proyek konstruksinya sendiri rencananya akan mulai dikerjakan pada 2018. Gedung WJACC akan berdiri diatas lahan seluas hampir 4 hektare.

Di gedung tersebut bakal ada satu hall utama dengan kapasitas penonton hingga 1.500 orang. Selain itu, akan ada juga empat atau lima ruang sebagai area pertunjukkan seni-budaya bagi komunitas, pelajar, atau mahasiswa, serta ruang pameran berstandar internasional. Area komersial seperti hotel dan mall pun akan terintegrasi dengan kawasan WJACC ini.

Bangunan akan dirancang dengan konsep green building, serta mengikuti aturan bangunan khususnya yang berlaku di Kota Bandung. Diantaranya seperti Perda No. 5 Tahun 2010 tentang Bangunan Gedung, Perwal No. 1023 Tahun 2016 tentang Bangunan Gedung Hijau, dan lainnya. Sedangkan anggaran (pekerjaan standar dan nonstandar) seperti yang disebutkan dalam kriteria umum rancangan kurang lebih Rp 600 Miliar.

Finalis karya desain dari luar Jabar
Untuk desain WJAAC sendiri telah digelar sayembara dan tim panitia telah menyeleksi 110 peserta. Dari hasil seleksi tahap final didapat lima karya desain, masing-masing 2 desain berasal dari Jakarta, 1 desain masing-masing dari Solo, Semarang, dan Yogyakarta.

Pada Senin (15/05/2017), di Gedung Sate, kelima nominasi dinilai oleh Tim Juri dan diperlihatkan kepada publik di Aula Timur Gedung Sate Bandung. Konsep kelima nominasi tersebut memiliki tema unik dan menarik, yaitu: (1) Menari di Panggung Alam, (2) Persembahan Bumi, (3) Saung Parahyangan, (4) Saung Taluh, dan (5) Riungan Awi.

Tema "Persembahan Bumi" jadi Tema Desain Gedung Kesenian Jabar
Sementara yang dipilih jadi pemenang sayembara adalah karya desain dengan tema "Persembahan Bumi". Dalam konsep ini, ditampilkan filosofi rangkaian pengalaman ruang spiritual, gotong-royong persembahan, perayaan, doa, dan pesta. Adapun penentuan pemenang sayembara merupakan hasil penilaian oleh Dewan Juri yang merupakan pakar arsitektur, diantaranya: Budi A Sukada dari The Indonesian Institute of Architects (IAI), Baskoro Tedjo (IAI), dan seniman Tisna Sanjaya. Ada juga Juri Kehormatan yaitu Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.

Rincian para pemenang di antaranya, Juara 1 WJACC.011- Persembahan Bumi, Juara 2 WJACC.087 - Saung Parahyangan, Juara 3 WJACC.068 - Riungan Awi, Juara harapan 1 WJACC.009- Menari di Panggung Alam, dan Juara Harapan 2 WJACC.110- Saung Taluh.