Wisata Jabar

Gunung Sunda, Potensi Wisata Unggulan di Sukabumi





Tempat wisata alam terbuka di Sukabumi ini dipastikan bakal ngehits. Walaupun menyajikan wisata untuk melihat pemandangan, namun sensasi melihat panorama alam nan indah bakal menyedot pengunjung. Berkaca dari tempat-tempat wisata lainnya di luar Sukabumi, konsep wisata yang menyajikan pemandangan alam terbuka kini semakin diminati wisatawan.

Lihat saja tempat wisata seperti Tebing Keraton, Bukit Moko, atau Puncak Bintang di Bandung sampai kini menjadi destinasi wisata favorit. Di kota lainnya ada Pepedan Hills di Pangandaran atau di Purwakarta terkenal dengan Panenjoan. Lalu, di Majalengka sudah ada tempat ngehits sebelumnya yakni Panyaweuyan Argapura. Juga di Kabupaten Kuningan ada Sukageuri View yang namanya langsung meroket.

Dan kini, Gunung Sunda di Sukabumi jika dikelola lebih optimal dipastikan bakal menjadi destinasi wisata favorit. Di sini, selain untuk menikmati pemandangan alam, juga menjadi spot berfoto favorit terutama bagi para kawula muda. Dan tentunya semakin naiknya pamor Gunung Sunda akan semakin menaikkan citra wisata alternatif di Sukabumi.

Ramai dikunjungi wisatawan
Walaupun tingginya diperkirakan tak lebih dari 600 meter di atas permukaan laut, namun tempat ini lebih dipilih disebut gunung daripada bukit. Nama Gunung Sunda menjadi tempat selfie kekinian yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Foto-foto kegiatan wisata yang diposting para netizen di medsos turut mengangkat nama Gunung Sunda.

Pamor Gunung Sunda pun naik ke permukaan dan mengundang wisatawan dari luar Sukabumi untuk datang. Maklum saja, tempat wisata seperti ini kini banyak diburu para penjajal wisata alam. Hal ini seiring tren kekinian dimana tempat wisata yang menyajikan view nan indah menjadi favorit para wisatawan.

Wisata pemandangan alam Gunung Sunda berlokasi di Kampung Jambelaer, Desa Padaasih, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Gunung Sunda berjarak sekitar tiga kilometer dari Alun-alun Cisaat atau tujuh kilometer dari pusat kota Sukabumi.

Area Gunung Sunda kurang lebih 130 hektare dengan dipenuhi jejeran batu kuarsa dan masih rimbunnya pepohonan terutama bambu. Dari kawasan ketinggian inilah pengunjung dapat menyaksikan bentang alam nan elok. Bagi yang hobi fotografi, jeprat-jepret di Gunung Sunda bisa jadi petulangan yang mengasyikkan. Pengunjung bisa mengabadikan sunrise, sunset, ataupun berkemah dan memotret keindahan citylight malam hari. Namun, bagi yang suka berswafoto, banyak spot menarik yang bisa jadi latar berfoto.

Suguhan pemandangan nan indah
Untuk menuju Gunung Sunda bisa ditempuh menggunakan sepeda motor ataupun mobil. Untuk akses, jalannya sudah menggunakan aspal. Gunung Sunda ini juga cukup dekat dengan Jalur lingkar selatan Sukabumi via Cibolang. Sementara tiket masuk ke kawasan ini hanya dikenakan biaya retribusi Rp5000. Karena fasilitas transportasi menuju kawasan ini belum menggunakan transportasi angkutan umum jadi bisa menggunakan jasa ojek.

Dari atas Gunung Sunda, pengunjung bisa menyaksikan pemandangan dengan jarak penglihatan 360 derajat. Tepat di sebelah timur kawasan ini dapat juga menikmati suguhan pemandangan keindahan Gunung Gede Pangrango secara jelas. Sementara jarak tempuh menuju puncak Gunung Sunda hanya 700 meter dengan membutuhkan waktu perjalanan kurang lebih 15 menit dengan berjalan kaki dari gerbang utama yang disediakan yang terletak di sebelah timur kawasan gunung sunda yaitu Kampung Jambelaer.

Namun Gunung Sunda adalah salah satu gunung yang diincar pabrik semen skala nasional dan terancam lenyap. Eksploitasi Gunung Sunda untuk menjadi bahan baku pembuatan semen kiranya menjadi persoalan tersendiri bagi naib wisata alam yang sangat potensial di Sukabumi ini.