Wisata Jabar

Kunjungan Wisatawan Mancanegara pada Oktober 2016 Naik 3,38 Persen




Promosi wisata yang dilakukan pihak pemerintah mendorong jumlah kunjungan wisatawan mancanegara. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada Oktober 2016 tercatat sebanyak 1,040 juta kunjungan. Ini mengalami kenaikan sekitar 3,38% dari bulan sebelumnya berjumlah 1,006 juta.

Selama empat bulan terakhir, kunjungan wisman ke Indonesia selalu menembus angka satu juta kunjungan. Tercatat, kunjungan wisman masuk terbanyak melalui 19 pintu utama. Kunjungan wsaman yang masuk tersebut yakni melalui 19 pintu utama sebanyak 939.877 kunjungan. Adapun di luar 19 pintu utama sebanyak 100.774 kunjungan.

Dari total wisman yang masuk melalui 19 pintu utama itu terbagi dari 913.589 merupakan wisman reguler dan 26.288 merupakan wisman khusus. Sementara wisman di luar 19 pintu utama terbagi dari pos lintas batas sebanyak 33.591 kunjungan dan lainnya sebanyak 67.183 kunjungan.

Kunjungan Terbesar dari Bandara Ngurah Rai
Pintu masuk terbesar pada Oktober 2016 melalui Bandara Ngurah Rai Bali yang mencapai 423,1 ribu kunjungan, diikuti Soekarno-Hatta Tangerang sebanyak 237,9 ribu kunjungan dan Batam sebanyak 114,0 ribu kunjungan.

Secara kumulatif, pada periode Januari-Oktober 2016 jumlah kunjungan wisman ke Indonesia mencapai 9,40 juta kunjungan. Total jumlah kunjungan tersebut mengalami kenaikan sebesar 9,54 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 8,78 juta kunjungan.

Untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di 27 provinsi pada Oktober 2016 mencapai rata-rata 56,13 persen atau mengalami penurunan sebesar 0,47 poin. Dan rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia tercatat sebesar 1,18 hari atau menurun 0,11 poin dibanding tahun lalu.

Dominasi Kunjungan Turis Tiongkok
Menurut data BPS, urutan jumlah kunjungan wisman tersebut berasal dari berbagai negara berikut:
1. Republik Rakyat Tiongkok: 121.880 kunjungan
2. Malaysia: 118.297 kunjungan
3. Singapura: 111.993 kunjungan
4. Australia: 108.138
5. Jepang: 40.458 kunjungan.

Khusus tren kenaikan kunjungan wisatawan asal Tiongkok dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya:
1. adanya kebijakan bebas visa untuk 169 negara;
2. adanya penerbangan carter, tak hanya dari Beijing tetapi juga dari kota-kota di Tiongkok lainnya ke kota-kota di Indonesia;
3. adanya sejumlah acara budaya di Indonesia, misalnya Sail Karimata, Tour de Singkarak, Jakarta Marathon, Banyuwangi Festival dan sebagainya.