Wisata Jabar

Festival Walungan Cikao Purwakarta, Upaya Menjaga Kelestarian Sungai




Purwakarta terus menggenjot potensi pariwisata, baik itu penataan objek-objek wisata, promosi wisata kuliner, hingga penyelenggaraan event wisata. Salah satu event yang digelar pada akhir tahun ini yakni Festival Walungan Cikao. Kegiatan yang diadakan pada Minggu, 18 Desember 2016 tersebut berlokasi di bantaran Sungai Cikao Purwakarta. Event festival tersebut dibuka langsung oleh Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.

Sungai Cikao merupakan anak Sungai Citarum. Kegiatan diadakan dalam rangka menumbuhkembangkan kecintaan masyarakat akan merawat sungai. Selain itu juga menjadi salah satu rencana objek wisata yang terus dikembangkan oleh Pemkab Purwakarta. Dalam kegiatan ini, terlihat ratusan warga tumpah ruah memadati bantaran Sungai Cikao untuk menyaksikan lomba balap perahu-perahu hias yang melintas.

Balapan perahu
Balapan perahu ini diikuti perwakilan warga di sejumlah kecamatan, seperti Sukasari, Jatiluhur, Tegalwaru, Sukatani dan Babakan Cikao. Festival perahu tersebut bertujuan sebagai wisata refleksi sejarah Sungai Cikao dan Cikao Bandung di Purwakarta. Adapun Sungai Cikao merupakan anak Sungai Citarum yang hulunya di Kecamatan Darangdan dan Bojong, dimana keduanya terletak di kaki Gunung Burangrang.

Pada zaman dahulu, sungai tersebut merupakan jalur favorit yang digunakan pedagang Cina. Jalur tersebut digunakan untuk mendistribusikan barang dagangannya ke di wilayah tanah Sunda.  Sementara di masa kini, pihak Pemkab Purwakarta mengeluarkan beberapa program untuk mendukung revitalisasi sungai yakni dengan pelarangan penambangan pasir, festival kuliner Cikao, hingga perbaikan infrastruktur.

Event yang diramaikan parade puluhan perahu hingga lomba dayung tradisional dan perahu tempel tersebut, para peserta membutuhkan waktu sekitar 45 menit untuk menyusuri rute sepanjang 5 kilometer, dari wilayah Jembatan Cilalawak, Desa Kadumekar Kecamatan Babakan Cikao menuju Kampung Talibaju, Desa Cikao Bandung, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta.