Wisata Jabar

Taman Boulevard dengan Tulisan "Pangandaran Sunset" Jadi Ikon Wisata Baru





Spot yang menyajikan rangkaian huruf raksasa membentuk tulisan "Pangandaran Sunset" dipastikan bakal jadi tempat selfie favorit pada liburan akhir tahun 2016. Tulisan tersebut berada di tengah area taman, yakni berdampingan dengan deretan selang yang nantinya akan menjadi air mancur. Selain taman sunset ini, ke depannya dibangun juga sebuah taman tepat di gerbang masuk.

Saat liburan tahun baru, Pantai Pangandaran selalu menjadi primadona bagi para wisatawan lokal maupun mancanegara. Apalagi Pemkab Pangandaran pada akhir tahun 2016 dan nanti 2017 bakal lebih memoles beberapa lokasi wisata di area Pantai Pangandaran. Dan salah satunya Taman Boulevard yang berada di Pantai Barat Pangandaran akan mengubah wajah wisata pantai paling ngehits di selatan Jawa Barat tersebut.

Spot untuk Latar Berfoto
Taman Boulevard memang dihadirkan untuk menjadi ikon wisata baru di Pantai Pangandaran. Pembuatan taman tersebut ditargetkan bisa selesai pertengahan Desember 2016. Dengan demikian, saat perayaan menjelang tahun baru 2017, spot wisata tersebut bisa menjadi area favorit para wisatawan yang berkunjung.

Pengunjung bisa bersantai di sekitar area taman sekaligus sambil berfoto-foto dengan latar tulisan "Pangandaran Sunset" yang seperti Hollywood sign di Amerika. Untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan nantinya bakal ada petugas yang bergiliran berjaga memantau aktivitas pengunjung.

Lokasi Taman Boulevard Pangandaran
Taman yang belum diberi nama ini berada sejajar dengan gerbang utama kawasan wisata Pantai Pangandaran. Lokasinya berada di pertigaan Jalan Pamugaran atau beberapa ratus meter setelah gerbang masuk utama area wisata. Taman baru ini dikelola oleh Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kabupaten Pangandaran. Pembangunannya sendiri menelan biaya Rp 1,5 miliar.

Adapun luas taman ini 47×74 meter yang dilengkapi dengan tugu patung ikan marlin, air mancur, ruang publik serta aneka tanaman. Taman ini pun berfungsi sebagai resapan air (biopori) dan saluran drainase. Taman ini merupakan ruang terbuka hijau (RTH) pertama yang dibangun Pemkab Pangandaran. Pemkab Pangandaran juga merencanakan akan membangun RTH di sejumlah titik lain.