Wisata Jabar

Tips Beternak Jangkrik: Mengenal Kebiasaan Jangkrik di Alam




Jangkrik dikenal sebagai binatang malam yang mencari makan dan pasangan kawinnya pada malam hari. Segala aktivitas hidupnya dilakukan pada malam hari seperti makan, mengerik, dan kawin. Pada siang hari, jangkrik akan bersembunyi di balik batu, kayu kering yang tumbang, lubang, dedaunan kering, sampah sayuran, atau serasah. Habitatnya tersebut harus lembap. Di tanah, biasanya jangkrik akan bersembunyi pada tanah gembur dan lembap seperti sawah atau perkebunan. Namun, terkadang jangkrik juga dapat ditemukan di dalam rumah.

Jangkrik lebih suka melompat dan bersembunyi di tempat yang dirasakan aman baginya untuk menghindar dari bahaya. Gerakan lompatnya tidak teratur sehingga terkesan seperti orang yang sedang bingung. Hewan ini tidak suka terbang walaupun memiliki sayap.

Cara Jangkrik Kawin
Untuk mencari pasangan kawin dan menarik perhatian jangkrik betina, biasanya jangkrik jantan akan bersuara. Saat musim kawin, jangkrik jantan tidak henti-hentinya mengeluarkan suara, se-dangkan jangkrik betina tidak mengeluarkan suara nyanyian seperti ini. Itulah sebabnya suara jangkrik ini sering disebut "nyanyian rayuan perkawinan". Walaupun disebut sebagai binatang malam, jangkrik terkadang akan bersuara pada siang hari.

Setelah kawin, jangkrik akan bertelur. Telur biasanya diletak-kan induknya di bawah permukaan tanah, di bawah kulit kayu, atau lekukan ranting. Telur diletakkan dengan alat di bawah ekornya yang disebut ovipositor. Ovipositor ini tampak seperti jarum.

Hewan Herbivora
Jangkrik tergolong hewan pemakan tumbuhan (herbivora). Umumnya, jangkrik memakan dedaunan, sayuran, dan buah-buahan yang mengandung banyak air. Ini disebabkan jangkrik tidak minum seperti kebanyakan hewan. Makanan tersebut antara lain krokot, kol, bayam, daun singkong, wortel, gambas, dan jagung muda.

Walaupun jangkrik tergolong pemakan tumbuhan, ia pun bersifat  kanibal. Sifat ini terutama muncul kalau makanan yang tersedia di alam sudah menipis atau kurang. Dengan sifatnya tersebut, jangkrik akan memangsa sesamanya yang lebih lemah.