Wisata Jabar

Cara Membuat Tempat Pakan dan Pembuangan Kotoran Kandang Kambing




A. Tempat Pakan
Hal ini perlu diperhatikan adalah pembuatan tempat makan kambing. Rak tempat makanan harus ditempatkan di tempat yang tidak mudah terkena sinar matahari ataupun terkena hujan. Bahan untuk tempat makanan ini dapat dibuat dari bambu yang dianyam. Hal ini agar tidak banyak makanan  yang jatuh tercecer. Adapun bahan-bahan untuk lantai harus tahan terhadap air kencing kambing. Bahan yang baik untuk lantai ini adalah bambu-bambu yang telah tua atau bambu-bambu dan telah direndam dalam air dalam waktu yang cukup lama.

B. Buangan Kotoran
Supaya kotoran yang jatuh di lantai itu bisa keluar, kita harus mengatur antara bambu-bambu yang kita buat lantai itu dengan jarak antara 1 -1,5 cm. Selain itu kandang yang dibuat hendaknya mempunyai kolong. Hal ini karena kotoran yang jatuh ke kolong itu berbau tak enak dan membuat keadaan tak sehat Dengan demikian, jika ada angin maka bau itu dapat hilang terbawa angin dan membuat kandang menjadi sehat kembali. Hal lain yang patut diperhatikan adalah setiap pagi kolong kandang harus kena sinar matahari. 

Adapun bagian kolong bisa berupa tanah biasa. Di samping itu, bagian kolong bisa juga terbuat dari semen plesteran yang diberi lubang sedalam 0,5 m untuk menampung kotoran-kotoran kambing. Setelah 3 bulan kotoran tersebut bisa diambil dan dipergunakan sebagai pupuk.

Hal penting yang penting pula untuk diketahui mengenai kambing pejantan. Kambing pejantan haruslah mempunyai kandang tersendiri. Kandnag kambing jantan hendaklah diletakkan di tengah-tengah kambing betina yang telah dewasa. Hal ini untuk memancing birahi kambing-kambing tersebut.