Wisata Jabar

Info Lokasi, Rute, Fasilitas, dan Harga Tiket Masuk Kampoeng Tulip




Tempat wisata ini mencuat naik di kalangan para netizen yang aktif di media sosial. Selain menyajikan aneka spot untuk swafoto (selfie), lokasi wisata Bandung ini pun sangat cocok bagi yang bawa main anak-anak. Selain itu, bagi yang ingin foto pranikah (pre-wedding), tempat ini  menjadi favorit untuk foto dengan calon pasangan hidup. Belum lagi dengan lokasinya yang tidak terlalu jauh dari pusat Kota Bandung. Kelebihan lainnya, harga tiket masuk ke tempat wisata ini terhitung sangat murah dan fasilitas terbilang lengkap.

Fasilitas di Kampoeng Tulip
1. Tempat Parkir
Kampoeng Tulip bisa dijangkau dari jalan arah keluar tol Buah Batu kemudian belok ke arah Pasar Kordon - Margacinta - Ciwastra - belok kanan ke Perumahan Pasir Pogor Indah/Banyu Biru. Dari gerbang perumahan hanya berjarak sekitar 200 meteran. Tempat parkir pun tersedia khususnya bagi yang bawa motor. Bagi yang bawa mobil, bisa parkir di dalam namun hanya muat beberapa mobil.

Jika penuh, bisa parkir di pinggir jalan raya di depan Kampoeng Tulip. Sementara jika menggunakan angkutan umum, bisa turun di depan perumahan Pasir Pogor Indah/Banyu Biru dan masuk jalan kaki atau naik becak. Di dekat area parkir (sebelah kiri) ada juga kantin dengan area cukup besar dan bisa dijadikan tempat untuk bersantai.

Objek wisata dengan luas 800 meter persegi ini sebenarnya merupakan rumah tinggal yang disulap jadi tempat wisata mini. Konsepnya seperti Rumah Hobbit Farmhouse, Lembang. Namun, konsep balong atau kolam memang menjadi pilihan wisata di sini. Menurut petugas karcis, tiap weekend dan hari libur selalu penuh pengunjung. Dengan membayar tiket masuk Rp5000 (Senin-Jumat) dan Rp7000 (Sabtu-Minggu), pengunjung sudah bisa mendapat "bonus" naik perahu.

2. Spot Berfoto
Memang wisata di area kompleks perumahan ini terbilang nyaman, khususnya bagi yang bawa anak. Dari pintu masuk, kita bisa memarkir kendaraan. Objek pertama yang kita temui adalah miniatur kincir angin yang biasa dijadikan spot buat selfie. Lalu di belakangnya ada tempat berfoto dengan disediakan kursi bergaya klasik. Untuk berfoto di sini, pengunjung harus melepas alas kaki karena alasnya terbuat dari rumput sintetis.

Pas di belakang tempat berfoto tadi, barulah ada loket karcis. Anda bisa membayar sesuai dengan harga yang telah disebutkan di atas. Di loket karcis pun pengunjung bisa membeli pakan ikan yang dibanderol Rp2000 per bungkus. Di sini pun bisa membeli minuman. Pengunjung memang dilarang untuk membawa makanan dan minuman dari luar.

3. Kantin
Lanjut lebih dalam, di sebelah kanan ada area untuk berfoto dengan background bangunan bergaya Eropa.  Kita bisa berfoto di depan jendela. Sementara di dalam, pengunjung bisa berfoto dengan dekorasi dan barang-barang ala Eropa. Untuk berfoto di dalam dikenakan tarif Rp5000. Inilah spot favorit yang bisa dijadikan background untuk pre-wedding. Di depan bangunan ini ada kantin-kantin tenant dan tempat duduk.

4. Mushola
Di area kanan, pengunjung bisa berdiam di saung yang ada di atas kolam mini. Di sini pula ada kolam kecil untuk terapi ikan. Cukup bayar Rp5000 untuk terapi alami tersebut. Di aea ini pun ada untuk latihan panahan serta bangunan mini untuk latar berfoto. Sementara di area paling ujung tersedia fasilitas toilet dan mushola. Untuk wudu ada di depan mushola. Bagi anak-anak, di sini pun ada kolam pancing mini dengan ikan-ikan plastik di dalamnya.

5. Kolam untuk Berperahu
Sementara di ujung jalur lurus, barulah ada kolam lumayan luas. Di tengahnya ada taman kecil dengan dihiasai kandang burung merpati. Bagi yang ingin berkeliling kolam, di sana ada petugas perahu yang siap mendayung perahu. Namun harap hati-hati saat naik dan turun perahu. Saat Wisata Jabar berkunjung, unsur safety bagi pengunjung anak kecil yang naik perahu belum diperhatikan betul. Sebaiknya memang untuk anak kecil dilengkapi baju pelampung. Namun sepertinya ini akan dipersiapkan oleh pihak pengelola.

Jika ingin berkeliling berdua, bisa mengayuh perahu angsa sambil menikmati kesegaran udara. Di area kolam juga dihiasi dengan bunga dimana ada juga tempat buat duduk-duduk. Namun, untuk tempat duduk memang belum begitu banyak. Dan sepertinya segala fasilitas sedang dilengkapi oleh pihak pengelola. Saat Wisata Jabar berkunjung pada Kamis (12/05/2016), terlihat para tukang sedang bekerja untuk menambah beberapa fasilitas di sini. Malah katanya bakal ada kolam renang mini.

Namun dari segi aspek wisata keluarga, Kampoeng Toelip direkomendasikan untuk membawa anak Anda main di sini. Tak terkecuali juga bagi para remaja yang ingin berselfie ria di sini dengan spot-spot eye catching. Saat tim Wisata Jabar berkunjung di sini, memang pengunjung didominasi oleh kaum remaja. Mereka hilir mudik mengabadikan diri dengan berselfie ria dari spot satu ke spot lainnya. Tempat ini buka dari pukul 09.00 - 17.00 WIB.

Rute ke Kampoeng Tulip

1. Dari Jln. Buah Batu (Pasar Kordon)
Keluar tol Buah Batu lalu ke arah stopan Buah Batu, sebelum stopan putar balik ke arah Pasar Kordon - Jln. Margacinta - Jln. Ciwastra atau dari arah Kantor Samsat Kiaracondong/Carrefour ke arah pertigaan -  Jln. Margacinta - setelah belokan Jln. Rancabolang - Ciwastra - belok kanan ke arah Jln. Pasir Pogor Raya (Perumahan Pasir Pogor Indah/Banyu Biru). Lokasi sekitar 200 meteran dari gerbang masuk perumahan.

2. Dari Perumahan Margahayu Raya/Jln. Rancabolang
Jika dari jalur Jln. Buah Batu - Pasar Kordon - Margacinta - Ciwastra biasa macet, akses lainnya bisa Anda ambil dari Perumahan Margahayu Raya (Metro) keluar di arah belakang perumahan (Jln. Ciwastra) atau akses dari Jln. Rancabolang (Brownies Amanda) terus saja hingga ujung keluar dan belok kiri ke Jln. Ciwastra - belok kanan ke Jln. Pasir Pogor Raya (Perumahan Pasir Pogor Indah/Banyu Biru).

3. Dari Arah Gedebage
Ini merupakan jalur dari arah timur yaitu dari  Jln. Soekarno-Hatta- Jln. Gedebage /Terminal Peti Kemas - Derwati - Ciwastra - Pasir Pogor. Atau dari Jln. Soekarno - Hatta - Cipamokolan - Bodogol - belok kanan - Ciwastra - Jln. Pasir Pogor Raya (Perumahan Pasir Pogor Indah/Banyu Biru).