Wisata Jabar

Menjajal Objek Wisata Arung Jeram di Sungai Cipeles, Desa Citepok, Sumedang




Objek wisata di Sumedang kini pamornya mulai merangkak naik. Salah satunya potensi wisata alam Sumedang yang menyimpan berjuta pesona. Sumedang yang kental dengan ciri khas alam Sunda menyajikan keindahan alam yang bisa terus dieksplor dan dikenalkan pada masyarakat di luar Sumedang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah masyarakat Sumedang sendiri yang terus mengenalkan di media sosial (Instagram, Twitter, Path, Facebook, dsb.).

Upaya mengenalkan wisata ini tentunya akan lebih optimal jika berpadu dengan meningkatnya perhatian pihak pemerintah setempat. Salah satunya dengan perbaikan sarana ke lokasi objek wisata juga promosi yang lebih intens.

Sumedang memang menyimpan potensi wisata alam yang bisa menarik perhatian para pelancong dalam negeri maupun mancanegara. Salah satunya potensi wisata rafting. Ada  kabar baik bagi para pencinta arung jeram. Karena, arena "permainan" bagi para penggemar wisata yang memacu adrenalin  ini akan  bertambah seiring dengan ditemukannya potensi wisata  arung jeram di aliran Sungai Cipeles Sumedang.

Potensi ini tentu saja akan menambah koleksi wisata di Kota  Tahu itu setelah sebelumnya Situ Cilembang juga menjadi trending topic dan didatangi  banyak wisatawan. Bedanya, kalau Situ Cilembang populer berkat "promosi"  para netizen di dunia maya, maka potensi wisata arung jeram ditemukan  aparat Pemerintah Desa Citepok, Kecamatan Paseh, Kabupaten Sumedang.

Menurut Kades Citepok, Abdul Mazied, Senin (7/12/2016), pihaknya terinspirasi untuk mengangkat Sungai Cipeles sebagai arena  arung jeram  saat  berjalan-jalan di sekitar sungai ini. Ditemukannya potensi ini tentu saja disambut baik karena berpeluang  menambah pendapatan asli desa dan akan mengangkat perekonomian warga  desa di sekitar sungai yang memisahkan Desa Citepok dengan Desa Sukatali ini.

Keyakinan Pemerintah Desa Citepok itu ternyata tidak salah karena saat  ia mengundang para pelaku arung jeram untuk  menjajal  arus Sungai  Cipeles, mereka menyatakan sungai ini sangat layak  untuk wisata menghiliri sungai dengan perahu karet ini. Hal ini  tentu dari  saja  menggembirakan dan diharapkan akan membuka  lapangan pekerjaan  baru  bagi masyarakat.

Warga Citepok yang selama  ini bermata pencaharian  sebagai petani,  bisa  mencoba  peruntungan dengan  menjadi pelaku wisata, seperti menjadi pemandu,  membuka tempat  penyewaan, atau berjualan makanan di sekitar  area  arung jeram.

Atas  keyakinan dan rekomendasi dari para pencinta  arung  jeram, pemerintah desa setempat membuka Sungai Cipeles  untuk  olahraga arung  jeram. Pemerintah desa pun akan menata aliran sungai  ini agar semakin layak dan aman untuk diarungi.

Sungai  Cipeles memiliki hulu di Gunung Cijambu dan  bermuara  ke Sungai  Cimanuk  di Kecamatan Tomo, Kabupaten  Sumedang.  Selain menikmati  liukan arus sungai dan jeram-jeramnya yang menantang, para wisatawan dan pelaku arung jeram nantinya juga bisa  melihat situs-situs bersejarah di sekitar sungai ini. Antara lain situs  Batu Nunggul, Batu Kabuyutan, Batu Pangcalikan,  dan  Batu Namprak.

Rute ke Sungai Cipeles, Citepok
Apabila Anda tertarik untuk menjajal arus Sungai Cipeles di Desa Citepok maka terlebih dahulu Anda bisa menuju Kota Sumedang. Bagi Anda yang berasal dari Bandung atau Jakarta,bisa mencapai Sumedang dengan melalui rute Tol Padaleunyi dan keuar dari pintu Tol Cileunyi. Kemudian arahkan kendaraan Anda ke Jatinangor, lalu Tanjungsari, terus hingga melewati Cadas Pangeran yang legendaris dan akhirnya tiba di Kota Sumedang.

Rute lainnya yang bisa diambil bila Anda berasal dari Bandung dan membawa sepeda motor, yaitu melalui Jl. Soekarno-Hatta, lalu ke Bundaran Cibiru, terus lanjut ke Cileunyi, Jatinangor, Tanjungsari, lalu Sumedang. Dari Alun-alun Sumedang, susuri terus Jalan Raya Bandung-Cirebon, kemudian belok kanan masuk Jl. Sebelas April, Cipadung Situraja, lalu belok kiri menyusuri Jalan Sumedang-Cibeureum.