Wisata Jabar

Wow, Inilah Keindahan Wisata Air Mancur di Taman Sri Baduga, Situ Buleud, Purwakarta





Anda ingin menyaksikan air mancur terbesar di se-Asia Tenggara? Datang saja ke daerah Situ Buleud (dekat Jalan Siliwangi) Kabupaten Purwakarta.  Di sini Anda bisa menyaksikan kemegahan pertunjukan "tarian" air mancur di tengah kota Purwakarta ini.

Situ Buleud dulunya adalah tempat “bermain” badak-badak. Jadi badak-badak tersebut mengelilingi mengelilingi Situ Buleud, tetapi ada seekor badak yang sedikit berbeda dengan badak lainnya, karena badak tersebut mengelilingi Situ Buleud berlawanan arah dengan badak yang lainnya. Ketika badak-badak lain mengelilingi Situ Buleud dengan berlawanan jarum jam, maka badak ini mengeliling Situ Buleud dengan searah jarum jam.

Akhirnya badak tersebut mendadak hilang dari pandangan mata karena badak tersebut pingsan. Setelah dicari tahu penyebabnya, rupanya badak tersebut pusing karena melihat kerumunan badak yang lain berlawanan arah dengan badak tersebut. Dan akhirnya badak menjadi simbol dari Situ Buleud untuk mengenang badak-badak yang pernah berkubang di Situ Buleud.

Di Situ Buleud pula kini ada air mancur Taman Sri Baduga yang menjadi Ikon Baru Purwakarta ini digadang-gadang sama persis dengan Air Mancur Wings Of Time  yang berada di Singapura. Tak hanya itu Air mancur Taman Sri Baduga yang diklaim sebagai Air Mancur terbesar di Indonesia ini pada dibagian utara hingga selatan juga disambungkan oleh sejumlah air mancur. Sementara tepat di tengah danau, terdapat tugu bunga melati juga dipenuhi air mancur.

Air mancur ini memiliki banyak variasi gerakan, disesuaikan dengan hentakan irama musik. Jika hentakan cukup cepat, air mancur pun akan menari dengan cepat. Namun jika alunan musik lambat, air mancur akan menari dengan gemulai.

Taman Sri Baduga ini tak lepas dari sejarah pembentukan Kabupaten Purwakarta. Konon, situ buleud adalah tempat pemandian badak-badak liar yang terdapat dalam mimpinya Dalem Sholawat, Bupati Pertama Purwakarta semenjak berpisah dengan Kabupaten Karawang. Jadi ini hasil tirakatnya Bupati Purwakarta pertama yang ingin memindahkan Ibu Kota Purwakarta, Sindangkasih. Jadi tempat ini harus terus dirawat sebagai bagian sejarah Purwakarta.

Penataan Situ Buleud menjadi Taman Sri Baduga juga merupakan bagian promosi wisata Purwakarta. Pembangunan Situ Buleud dengan air mancur ini baru tahap pertama. Masih ada tahap berikutnya sehingga taman kota ini kedepan benar-benar menjadi kebanggaan dan ikon kota Purwakarta yang patut diapresiasi.

Rute ke Tempat Wisata Air Mancur Sri Baduga, Purwakarta
Sejak  ada Tol Cipularang, wilayah Purwakarta memang  bukan  lagi jalur  lintasan  favorit bagi orang-orang  dari  Jakarta  tujuan Bandung  ataupun sebaliknya. Akses yang lebih cepat  melalui tol membuat orang malas melakukan perjalanan yang lebih memakan waktu melalui  jalur lama ke Purwakarta. Namun setelah Air  Mancur  Sri Baduga  diresmikan,  Purwakarta kemungkinan  besar kembali  akan ramai.  Namun  bukan legi sebagai tempat  perlintasan,  melainkan sebagai  tujuan utama wisatawan yang hendak  menyaksikan  atraksi air mancur di kawasan Situ Buleud.

Untuk  mencapai  Air Mancur Sri Baduga, Anda  yang  berasal  dari Jakarta  bisa  menempuhnya melalui jalur  Tol  Jakarta-Cikampek kemudian  ke  Tol Cipularang dan keluar di pintu  Tol Jatiluhur, melalui Jalan Ciganea, Jalan Basuki Rahmat. Situ Buleud  terletak di antara Jalan Siliwangi dan Jalan K.K. Singawinata.

Bila  memakai  angkutan  umum, dari Jakarta bisa  naik  bus  dari Terminal Kampung Rambutan-Purwakarta dan turun di Terminal  Ciganea. Lalu dilanjutkan dengan naik angkot 04 rute Ciganea-Simpang, dan  turun di Jl. K.K. Singawinata. Sementara   bila  menggunakan kereta api dari Stasiun Gambir, naik KA Argo Parahyangan turun di Stasiun  Purwakarta,  lalu naik angkot 02 dan turun di  Jl.  K.K. Singawinata.

Bagi  Anda  yang  berasal dari Bandung,  menuju  Purwakarta  bisa melalui Tol Cipularang dan keluar di pintu Tol Jatiluhur.  Dilanjut melalui Jl. Ciganea, Jl. Basuki Rahmat, Jl. K.K. Singawinata.

Bila naik angkutan umum, naik bus Primajasa dari Terminal  Leuwipanjang rute Bandung-Bekasi, kemudian turun di Ciganea, dilanjut  kan dengan naik angkot 04.